Profil Singkat Dayah Raudhatul Muna Al=Aziziyah Sabang

 


Lembaga Pendidikan Islam Raudhatul Muna Al-Aziziyah berada di bawah payung Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Al-Aziziyah dan merupakan salah satu cabang dari Dayah Ma’hadal ‘Ulum Diniyah Islamiyyah (MUDI) Mesjid Raya Samalanga. Raudhatul Muna Al-Aziziyah Didirikan Langsung oleh Almukarram Abu Syech H. Hasanoel Bashry HG (Abu MUDI) pada 14 jumadil akhir 1446 H atau bertepatan pada tanggal 17 Desember 2024 saat beliau bersama keluaraga besar melakukan safari dakwah TASTAFI kota sabang secara resmi beliau dihadapan para jamaah yang hadir beliau menyampaikan niat agar lahirnya dayah dilokasi ini, Raudhatul Muna Al-Aziziyah hadir di atas lahan seluas 5663 M2 yang berlokasi di Kompleks Salah satu Makam Aulia 44 Sabang yang bernama Tgk ABU DIPASI Jurong Blang Tunong Gampong Balohan Kota Sabang Provinsi Aceh

Abu Mudi mendirikan LPI Raudhatul Muna Al-Aziziyah atas dasar permintaan masyarakat yang menginginkan adanya lembaga pendidikan yang menerapkan kurikulum pendidikan dayah sesuai dengan kurikulum Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga, namun juga memfasilitasi para santrinya dengan pendidikan formal. Untuk menjalankan dan mengembangkan lembaga tersebut, Abu Mudi kemudian menunjuk Dr. Tgk. Muslem Hamdani, M.A. sebagai pimpinan perdana LPI Dayah Raudhatul Muna Al-Aziziyah.

Pendirian lembaga ini tercatat sebagai lembaga yang sah dan mendapat Izin Operasional dari Kementerian Agama dengan Nomor Statistik Pondok Pesantren (NSPP) 510211720008

LPI Dayah Raudhatul Muna Al-Aziziyah merupakan salah satu lembaga pendidikan yang bergerak dalam bidang pendidikan Islam dengan menganut pola pendidikan pondok pesantren/dayah tradisonal yang menitik beratkan pendidikannya pada kajian kitab arab gundul atau disebut kitab kuning di mana kurikulum yang diterapkan sepenuhnya diadopsi dari Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga, dan juga memfasilitasi santrinya dengan pendidikan formal dengan program strata satu (S1) Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Al-Aziziyah Sabang.

 

Komentar